≡ Menu

Pentingnya After Sales Support

Halo gan,

Apa kabar semuanya? Semoga baik baik saja dan semoga tetap bersemangat untuk terus survive di internet marketing ya hehe. Kalo udah ngebahas tentang product launch, pasti ga akan lepas dari yang namanya after sales support. Kali ini gue mau sharing tentang pentingnya after sales support. Tapi sebelum kita ngebahas tentang “pentingnya” after sales support. Kenapa ga kita kupas dulu “apa sih” after sales support itu? Oke here we go…

Apa sih after sales support itu?

After sales support itu adalah layanan yang kita berikan setelah orang purchase produk kita. Itu doang. Ya simple kan? Ya udah lanjut….

Kenapa kita harus menyediakan after sales support?

Support ini adalah kunci utama untuk melejitkan reputasi Anda selain itu ini juga sarana untuk membangun long term relationship dengan buyer Anda. Great product without great support itu sama aja ga berguna. Customer selalu ingin dimengerti, tsaah. Jadi walaupun produk sebagus apapun tanpa didukung dengan support yang bagus dan cepat maka reputasi Anda bisa berantakan dan kacau balau.

Gue dan beberapa IMers yang pernah ngejajal product launch udah ngalamin sendiri. Tanpa great support, akan banyak negative feedback muncul karena market terus bergerak. Kita harus update. Kalo ga update, ya kadaluarsa, kalo kadaluarsa ya produk kita useless dan buyer akan merasa kecewa karena ga bisa memakai produk kita lagi. Ga cuma negative feedback tapi juga refund biasanya wkwk. Itulah kenapa kita harus menyediakan after sales support yang optimal.

Untuk kategori information product, sebenarnya support ini paling berupa ada orang yang mau konsultasi tentang bagaimana mengimplementasikan trik yang ada di product Anda dan tentu kalo misalkan ada metode terbaru, mungkin Anda butuh update materi information product Anda biar ga saturated alias basi. Kalo untuk kategori tools, biasanya ada laporan bug, feature request dan lain-lain.

Bagaimana cara memberikan support yang optimal?

Banyak cara untuk menyediakan support, ada bisa via email, skype, atau support ticket. Nah gue lebih prefer ke support ticket. Kenapa? Karena semua dapat di track. Kalau via email rada ribet karena kalo misalkan tiba-tiba banyak komplain, email penuh dan mungkin akan ada yang terlewatkan pastinya. Kalo untuk via skype, sebenarnya bisa aja sih. Tapi dari pengalaman gue sih belum ada yang kontak secara personal ke gue via Skype untuk konsultasi tentang produk gue. Semuanya pasti lewat support ticket.

Untuk support ticket, bisa pake script macam OSTicket atau HESK. Terserah aja yang mana, yang menurut agan nyaman aja. Dan masih banyak kok platform support desk diluar sana kayak macam Zendesk kalo mau berbayar. Dengan support desk, Anda juga bisa hire someone untuk jadi staff Anda, dan ini sangat bermanfaat banget. Sejauh ini, gue handle semua support sendiri. Kok bisa? Bisa dong wkwk. Ada secretnya wkwk.

Rahasia menurunkan jumlah support ticket yang masuk…

Inilah kenapa gue sedikit mendapatkan support ticket atau pertanyaan dari para buyer. Kebanyakan para buyer manja banget dan minta dibantu ini itu… Berdasarkan pengalaman gue juga. Kebanyakan pertanyaan yang masuk ke support desk gue itu adalah pertanyaan yang ga mesti dijawab. Kenapa? Karena seharusnya jawaban atas pertanyaan tersebut gue taruh di documentation (karena gue jualan tools).

Jadi rahasianya adalah…. Jelaskan sedetail mungkin tentang how to use your product, dengan begitu pertanyaan yang masuk ga akan terlalu banyak karena sudah Anda jelaskan sebelumnya. Di product launch kali ini gue menjelaskan secara detail tentang how to use my product dan walaupun ada pertanyaan dari buyer tentang sesuatu, gue cuma bilang “please refer to our documentation that we’ve provided in the member area. Please let us know if you need further assistance”. Done. Close ticket. Karena itu semua jawaban atas pertanyaan itu udah ada di documentation yang gue sertakan.

Penutup

Oke to sum up… Memberikan support adalah kunci utama untuk build long term relationship dengan buyer. Apa untungnya kasih support? They will back for more! Alias dia akan menjadi loyal buyer kita. Dan untuk memberikan support yang optimal, Anda bisa menggunakan support desk agar semua pertanyaan dan komplain yang masuk dapat terhandle dengan baik dan tentu Anda bisa hire staff untuk mengerjakan support mealui support desk Anda.

Dan untuk save your time, berikan keterangan yang sejelas-jelasnya tentang produk Anda kepada buyer agar buyer tidak perlu mengirimkan pertanyaan yang seharusnya tidak perlu dipertanyakan wkwk. Oke deh sekian share dari gue kali ini. If you find it useful for you, please share this post to your friends…

…..and last but not least, have a productive day! :kiss

About the author : Loves talking about ideas. Currently studies Technopreneurship at Surya University. Traveller. Nice guy.
{ 4 comments… add one }
  • ben December 5, 2014, 1:12 PM

    manteb sharingnya… thanks! boleh nih kapan2 minta bimbingan konsultasi soal online selling dan after sales nya hehee.. sukses om!

  • evi dwi kurnia sari April 20, 2015, 7:25 PM

    Kalo sales support apa beda dengan AFTER sales support? Tolong dongg penjelasannta :D

    • Arief Ramadhan April 24, 2015, 9:28 AM

      Sales support itu mencakup pre-sell support dan after sales support. :)

  • Winda trg April 28, 2017, 4:51 PM

    Pre support itu gimana ya?
    Apa itu juga hampir sama ya sama ngesuport buyer buat beli prodak yg ditawarkan. Tolong di jelasin yaa

Leave a Comment